Hunting rumah idaman

20160906_125530

Hunting rumah idaman memang mengasyikan. Sudah tiga tahun lebih saya tinggal disini. Berada di perbatasan antara Kota Depok dan Bogor dan dilalui jalur dan stasiun KRL.

Dulu sewaktu kami tinggal di tengah Jakarta, kondisi tempat tinggal di kontrakan yang sempit hanya tiga ruangan. Tapi disini, rasanya lega bisa menempati rumah yang sepenuhnya layak ditinggali. Ada dua kamar tidur dan Lingkungan yang asri, udara sejuk dan lingkungan perumahan yang tertib, rapi dan islami. Lingkungannya jauh dari polusi udara dan kebisingan. Dan yang terpenting disini tempatnya relative lebih aman karena one gate system dan security check yang cukup disiplin.

20160906_125257-768x1016

Dulu sewaktu survey rumah, kami memang menetapkan kriteria rumah yang ingin kami miliki. Dari hunting berbagai rumah dikawasan ini, kami mendapatkan rumah yang pertama sekali kami lihat tapi sudah sreg di hati. Mungkin karena aura positif yang tersebar dari konsep “green” nya. Padahal kami sudah survey banyak perumahan lain sekitar Depok tapi butuh waktu tempuh sejam jika pagi-pagi ke stasiun. Hm.. langsung coret dah.

Kawasan ini ternyata dekat banget sama stasiun dan akses menuju pintu tol juga relative singkat dan lancar. Beberapa pemukiman disini letaknya jauh dari jangkauan transportasi umum. Karena saya dan suami bekerja di Jakarta jadi kami putuskan persyaratan utama mesti dekat stasiun. Kami nggak mau terlambat atau apalagi kalau sampai stress sesampai di kantor karena lamanya perjalanan.

Untuk alasan keamanan kami juga mengharuskan sekeliling komplek harus full tembok benteng, dan hanya buka satu gerbang. Karena banyak perumahan yang dijadikan lalu lintas umum dilalui banyak orang luar. Kalau di perumahan ini, bahkan tidak ada yang memagar rumahnya karena desain dari developernya sudah dirancang depan rumah langsung hamparan taman dengan pembatas concrete.

Sejauh ini Alhamdulillah aman dari pencuri, tidak seperti komplek sebelah yang walaupun berpagar tapi ada saja kecolongan. Terkadang menjadi incaran pencuri yang mondar-mandir mengintai. Pernah suatu kali kejadian komplek sebelah yang gerbangnya ada dua dan dibiar terbuka. Ini kesempatan maling mengamati jam pemilik rumah tidak berada di rumah. Dan ternyata benar, maling yang masuk kerumahnya sudah siap dengan segala armada truk buat ngangkutin barang berharga kecil maupun besar. Semenjak kejadian itu, perumahan tersebut selalu menutup portalnya.

Material bangunan yang digunakan untuk pembangunan juga bagus. Pintu pintu dibuat dari kayu mahoni keras dengan nuansa modern naturalis. Memang saya kurang cocok dengan gaya minimalis, jadi pilihan modern naturalis seems really nice to live there.

Kawasan perumahan kami juga dilengkapi fasum seperti taman umum, lapangan bulutangkis, dan tempat pertemuan warga. Dan yang terpenting ada masjid yang menjadi sarana utama berbagai aktivitas keagamaan dan aktivitas acara lainnya. Satu kali pernah bahkan masjid kami sebagai tempat menyelenggarakan pernikahan. Ternyata pelataran luar masjid juga menampung banyak jamaah dan tamu undangan. Bahkan para tamu pun masih bisa parkir disekeliling masjid.

Dari sekian banyak perumahan yang kami check, banyak diantaranya rumah dengan desain yang cukup oke dan modern, tapi gerbang utamanya lebih menjorok ke dalam. Tidak seperti di sini yang perumahan langsung terlihat dari jalan utama, dan bagian depan pagar komplek selebar 100 m lebih mengambil sisi jalan utama. Jadi beberapa rumahpun terlihat dari jalan raya. Sedangkan perumahan-perumahan lain hanya terlihat pintu masuk kecil dari jalan raya. Hanya terlihat jalan masuk saja, sementara unit nya berada di tengah-tengah perkampungan sehingga terlihat masuk kepelosok, heeee..

Dan syarat rumah idamanku yang penting gak penting tapi menyangkut kedamaian hati memandang, yaitu desain rumah. Setelah spek bangunan dan kualitas material, kriteria model rumah ini penting buat kami. Selain terlihat nyaman dan asri karena penghijauan, konsep naturalisnya yang menggunakan bebatuan alam tampak ada wow effect nya.Luculucu gimanaa gituh apalagi sesudah ditambahin kanopi membuat makin imut. Pilar bata expose juga membuatnya lebih looks natural lagi. Dari atas juga genteng naturalis membuatnya tampak matching dengan bata expose. Dan satu lagi yang tambah bikin home sweet home itu nuansa kayu yang terkesan hangat, welcome banget menyambut siapapun yang visit kesini.

Tampak dari berbagai sisi enak dipandang. Dan juga tetangga-tetangga yang sweet dan friendly yang rata-rata masih kalangan muda seusia kami. Sebenernya kriteria tetangga ini termasuk yg terpenting menurut agama. Hm.. mungkin memang jodohnya walau tanpa milih tetangga ternyata berkah juga nih dapat tetangga sekitar yang baik-baik. Bahkan lahan mereka yang masing masing terlihat terawatt dan hijau, ikut berkontribusi menambah keasrian lingkungan.

Untungnya semua dari kriteria rumah ini masuk, jadi klop lah akhirnya tiga tahun lalu kami memutuskan tinggal di rumah idaman kami saat ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *